Cari Blog Ini

Kamis, 20 Juli 2017

Khutbah Jumat

SELAMATKAN GENERASI MUDA DARI JERATAN NARKOBA
Oleh: Mursana, M.Ag

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. فَصَلَوَاتُ اللهِ وَسَلاَمُهُ عَلَيْهِ وَعَلَى مَنْ تَبِعَهُ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أَمَّا بَعْدُ؛ يَا أَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

Hadhirin Jama’ah Shalat Jum’ah Rahimakumullah
Bersyukur kepada Allah SWT hari ini alhamdulillah kita masih bisa memenuhi undanganNya untuk melaksanakan Shalat Jum’at. Mudah-mudahan setiap langkah kita untuk menuju masjid kebanggaan kita ini dicatat kebaikan oleh Allah SWT untuk bekal pada hari kiamat nanti. Amin. Shalawat dan Salam semoga senantiasa Allah curahkan kepada junjungan alam semesta jagat raya yakni sayyidina wa maulana Muhammad SAW beserta keluargaNya, para sahabatNya, dan para pengikutNya termasuk kita semua sampai akhir zaman. Amin ya rabbal’alamin.

Hadhirin Jama’ah Shalat Jum’ah Rahimakumullah
Kita patut bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada aparat Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) karena telah berhasil menggagalkan penyelundupan barang terlarang sabu-sabu seberat satu ton di Hotel Mandalika Anyer Serang Banten pada hari Rabu,12 Juli 2017 lalu. Sabu-sabu sebanyak 1.000 kilogram itu diselundupkan dari Cina ke Indonesia rencananya akan didistribusikan di wilayah Jawa termasuk diantaranya wilayah Kabupaten Cirebon. Sebelum kejadian tersebut selama bulan januari sampai bulan juni 2017 BNN telah menyita barang bukti narkotika berupa; 1) sabu-sabu berjumlah 236.306,80 gram, 2) ekstasi berjumlah 108.590,25 butir, 3) ganja berjumlah 61.363,08 gram, 4) heroin berjumlah 4,60 gram, 5) kokain berjumlah 3,49 gram, 6) ketamine berjumlah 93,23 gram.
 Sebagaimana diutarakan oleh ketua BNN bahwa kelompok jaringan yang tertangkap ini  merupakan salah satu dari 72 jaringan narkoba internasional yang beroperasi di Indonesia. Astaghfirullahal ‘azhim
Dari peristiwa tersebut membuktikan bahwa saat ini Negara Kesatuan Republik Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim terbesar di dunia dalam status Darurat Narkoba. Untuk itu Presiden RI pada awal 2015 lalu menyatakan negara perang terhadap narkoba.

Hadhirin Jama’ah Shalat Jum’ah Rahimakumullah
Indonesia darurat narkoba. Negeri ini bukan hanya menjadi konsumen tetapi lebih parah lagi sudah menjadi produsen terbesar di Asia Tenggara. Berdasarkan catatan BNN pada tahun 2008 penyalahgunaan narkoba berjumlah 3.362.527 orang. Tahun 2011 berjumlah 4.274.333 orang. Pada tahun 2012 berjumlah 5 juta orang. Pada tahun 2013 berjumlah 4,3 juta orang. Pada tahun 2014 berjumlah 4.022.223 orang. Pada tahun 2015 berjumlah 4.098.029 orang atau 2,2% penduduk Indonesia usia 10-59 tahun terlibat penyalahgunaan narkoba.
Adapun katagori pengguna narkoba di Indonesia; 70% kalangan pekerja, 22% kalangan pelajar dan mahasiswa, dan 8% kalangan pengangguran. Sehingga yang menjadi korban tewas mati sia-sia akibat narkoba adalah 50 orang setiap hari atau 18.250 orang setiap tahun.

Hadhirin Jama’ah Shalat Jum’ah Rahimakumullah
Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih. Akibatnya, generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan. Sasaran dari penyebaran narkoba ini adalah kaum muda atau remaja. Kalau dirata-ratakan dari data tersebut, usia sasaran narkoba ini disampaing para pekerja adalah usia pelajar dan mahasiswa, yaitu berkisar umur 11 sampai 24 tahun. Hal tersebut mengindikasikan bahwa bahaya narkoba sewaktu- waktu dapat mengincar anak didik kita kapanpun dan dimana saja.

Hadhirin Jama’ah Shalat Jum’ah Rahimakumullah
Sebagai upaya pencegahan terhadap penyebaran narkoba di kalangan anak-anak kita, pelajar dan mahasiswa, sudah seyogianya menjadi tanggung jawab kita bersama. Dalam hal ini semua pihak termasuk orang tua, guru, dosen, dan tokoh masyarakat, dan tokoh agama harus turut berperan aktif dalam mewaspadai ancaman narkoba terhadap anak-anak kita.
Adapun upaya-upaya yang lebih kongkret yang dapat kita lakukan adalah melakukan kerja sama dengan pihak yang berwenang untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba, atau mungkin mengadakan razia mendadak secara rutin. Kemudian pendampingan dari orang tua siswa atau mahasiswa itu sendiri dengan memberikan perhatian dan kasih sayang.
Pihak sekolah harus melakukan pengawasan yang ketat terhadap gerak-gerik anak didiknya, karena biasanya penyebaran (transaksi) narkoba sering terjadi di sekitar lingkungan sekolah. Yang tidak kalah penting adalah, pendidikan moral dan keagamaan harus lebih ditekankan kepada siswa. Karena salah satu penyebab terjerumusnya anak-anak ke dalam lingkaran setan ini adalah kurangnya pendidikan moral dan keagamaan yang mereka serap, sehingga perbuatan tercela seperti ini pun, akhirnya mereka jalani.
Oleh sebab itu, mulai saat ini, kita selaku pendidik, pengajar, dan sebagai orang tua, harus sigap dan waspada, akan bahaya narkoba yang sewaktu-waktu dapat menjerat anak-anak kita sendiri. Dengan berbagai upaya tersebut, mari kita jaga dan awasi anak didik kita, dari bahaya narkoba tersebut, sehingga harapan kita untuk menelurkan generasi yang cerdas dan tangguh di masa yang akan datang dapat terealisasikan dengan baik.

Hadhirin Jama’ah Shalat Jum’ah Rahimakumullah
Betapa besarnya akan efek dari penyalahgunaan narkoba ini, Allah SWT jauh-jauh sebelumnya sudah memperingatkan kita sebagai umat Islam, sebagaimana firmanNya:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (90) إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلَاةِ فَهَلْ أَنْتُمْ مُنْتَهُونَ (91)
Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya (meminum) khamar (narkoba), berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar (narkoba) dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat; Maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu). (QS.Al Maidah: 90-91)
Dalam hadits diriwayatkan dari ‘Abdullah bin ‘Amr RA, bahwa Nabi  SAW. bersabda:
اَلْخَمْرُ أُمُّ الْخَبَائِثِ، فَمَنْ شَرِبَهَا لَمْ تُقْبَلْ صَلاَتُهُ أَرْبَعِيْنَ يَوْمًا، فَإِنْ مَاتَ وَهِيَ فِيْ بَطْنِهِ مَاتَ مِيْتَةً جَاهِلِيَّةً
“Khamr (Narkoba) adalah induk dari segala kejahatan, barangsiapa meminumnya, maka shalatnya tidak diterima selama 40 hari, apabila ia mati sementara ada khamr di dalam perutnya, maka ia mati sebagaimana matinya orang Jahiliyyah.” (HR. At Thabrani)
Dan hadits dari Ibnu ‘Abbas RA, dari Nabi Muhammad SAW bersabda:
اَلْخَمْرُ أُمُّ الْفَوَاحِشِ، وَأَكْبَرُ الْكَبَائِرِ، مَنْ شَرِبَهَا وَقَعَ عَلَى أُمِّهِ، وَخَالَتِهِ، وَعَمَّتِهِ
“Khamr (narkoba) adalah induk dari kekejian dan dosa yang paling besar, barangsiapa meminumnya, ia bisa berzina dengan ibunya, saudari ibunya, dan saudari ayahnya.” (HR.At Thabrani)

Hadhirin Jama’ah Shalat Jum’ah Rahimakumullah
Demikian khutbah singkat ini khatib sampaikan, semoga dengan memahami beberapa bahaya penyalahgunaan narkoba ini generasi muda kita terselamatkan dari kehancuran. Sehingga kelak mereka akan bisa meneruskan perjuangan dan kepemimpinan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada masa yang akan datang. Amin ya rabbal ‘alamin
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْنَ

Khutbah kedua diserahkan kepada khatib masing-masing

Tidak ada komentar:

Posting Komentar